Negara Ini Beri Uang ke Warganya Jika Mau Buang Botol Plastik ke Tempatnya


Jerman merupakan negara yang sangat memperhatikan sampah botol kaca maupun plastik. Bahkan, negara yang berada di Eropa Barat ini memberi uang ke rakyatnya jika membuang sampah botol kaca dan plastik ke tempat sebenarnya.

Mengutip DW, pemerintah Jerman melakukan hal penting dan menarik untuk mencegah sampah plastik mencemari lingkungan. Dengan menciptakan mesin pendaur ulang, rakyat yang membeli botol kaca dan plastik dianjurkan membuangnya di mesin tersebut.  

Bahkan, setiap orang yang melakukan hal tersebut akan mendapat uang. Tak sulit, setiap warga yang membeli botol diwajibkan membayar deposit atau disebut Pfand. Hal ini dilakukan untuk mencegah sampah plastik berserakan di muka umum yang bisa mencemari lingkungan.



Dilaporkan, setiap mesin pendaur ulang sampah botol kaca dan plastik tersedia di semua supermarket di negara tersebut. Uniknya, meski harus membayar deposit, para pembeli minuman botol kaca dan plastik tetap bisa mendapatkan uangnya kembali jika membuang botol tersebut ke mesin pendaur ulang.

Menurut Thomas Fischer, Kepala Ekonomi Lingkungan di LSM Environmental Action Germany (DUH) mengungkapkan mesin pendaur ulang botol kaca dan plastik sangat dibutuhkan di era saat ini. Apalagi, sampah jenis tersebut dianggap sangat berbahaya hingga merusak lingkungan.

Bahkan, ia membeberkan, sebelum tahun 2003 sekitar 3 miliar sampah plastik diangkut ke waduk pembuangan sampah di Jerman. Hal inilah yang mengkhawatirkan pemerintah setempat hingga mencetuskan mesin pendaur ulang sampah kaca maupun plastik.

"Sebelum 2003, sekitar 3 miliar sampah minuman plastik sekali pakai dibuang ke wadah pembuangan sampah setiap tahunnya," ucap Thomas Fischer seperti dikutip dari DW.

Tak ayal, dengan mesin pendaur ulang tersebut, setiap orang di Jerman tidak lagi membuang sampah minuman plastik dan kaca di sembarang tempat. Apalagi, mereka bisa mendapat uang jika membuang di mesin tersebut.


Dikabarkan, ada dua jenis sampah botol yang telah ditetapkan harganya oleh pemerintah. Botol yang bisa digunakan beberapa kali  memiliki biaya deposit 0,08 sampai 0,25 euro atau sekitar Rp2.000 hingga Rp4.000. Sementara, botol sekali pakai ditetapkan 0,25 euro atau Rp4.000.

Hingga demikian, hal tersebut dianggap tidak merugikan siapapun. Apalagi, setiap biaya deposit yang dikeluarkan akan dikembalikan kepada pembeli botol jika membuangnya ke mesin pendaur ulang tersebut yang berada di setiap supermarket di Jerman.

Dengan menggunakan mesin tersebut, pemerintah Jerman telah mengurangi sampah plastik yang biasanya mengangkut miliaran sampah setiap tahunnya. Tidak hanya itu saja, mesin pendaur ulang tersebut juga dinilai sangat tidak mengurangi kualitas setiap botol yang dibuang warga ke mesin tersebut.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Negara Ini Beri Uang ke Warganya Jika Mau Buang Botol Plastik ke Tempatnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel