Tolak Terima Imbalan, Sopir Angkutan Minta Lakukan Ini pada Wanita yang ditolongnya



Bookmark Pedia – Kemanapun Ia bepergian tentu seorang wanita akan selalu was-was sebab dirinya selalu menjadi pusat perhatian dan sering menjadi korban lelaki, terlebih ketika itu di malam hari. Akan tetapi tidak semua lelaki itu seperti yang di fikirkan, masih banyak orang baik yang siap melindungi dan menjaga baik kehormatan para wanita.

Malam itu ada seorang wanita dengan mobil mewahnya sedang mengalami masalah dengan mobilnya, mobilnya mogok, ia sendiri tak tahu kenapa hal itu bisa terjadi padanya.

Di tengah sepinya jalanan ia mencoba mencari bantuan dari pengendara lain, tapi sayang sudah hampir setengah jam ia melambaikan tangan ke pengendara yang lewat, namun tak ada satu pengendarapun yang mau berhenti.

Hingga tak lama kemudian lewat sebuah mobil tua yang kemudian berhenti tak jauh dari tempatnya berdiri.

Wanita itu justru merasa khawatir, jangan-jangan orang yang ada di dalam mobil itu akan berbuat jahat kepadanya, terlebih setelah pengendara mobil tua itu keluar dari mobilnya dengan penampilan acak-acakan.

Pengendara mobil tua itupun mendekati wanita itu, dan menanyakan apa yang bisa ia bantu.

Wanita itu masih sejenak terdiam, meski ia agak ragu namun ia tetap berkata bahwa mobilnya mogok, bolehkah saya menumpang hingga ke kota, ucap wanita itu.

Silahkan, pengendara mobil tua itu mempersilahkan wanita itu masuk ke dalam mobilnya.

Wanita itu masih saja gelisah, dalam hatinya bertanya-tanya, apakah ia orang baik atau bukan, hingga ia pun memberanikan diri bertanya nama, dan apa pekerjaan dari orang yang ia tumpangi itu.


Nama saya adam, dan saya bekerja sebagai sopir angkutan umum, jawab pria itu.

Wanita itupun menanyakan banyak hal pada pria itu hingga tak terasa ia telah sampai di kota. Ia pun meminta diberhentikan di pinggir jalan.

Wanita itu bermaksud akan memberi ongkos kepada pria itu, namun tak disangka ia justru menolaknya, dan berkata bahwa ia tidak sedang mencari penumpang, pria itu justru meminta kepada wanita itu agar memberikan uangnya kepada orang yang membutuhkan.

Dengan segera pria pengendara mobil tua itupun meninggalkan wanita itu.

Wanita itu merasa sangat bersalah karena berprasangka buruk pada pria yang ternyata orang yang sangat baik.

Masih dengan perasaan bersalahnya wanita itu kemudian menuju kesebuah cafe sambil menunggu suaminya menjemput dirinya.

Ia pun memesan secangkir kopi kepada seorang pelayan wanita, yang tak perlu waktu lama pelayan wanita itu segera mengantarkan kopi pesanannya.

Ia memperhatikan pelayan wanita itu yang terlihat jelas mukanya sangat pucat.

Apa kamu sedang sakit? Tanyanya kepada pelayan wanita.

Saya hanya sedang hamil tua, dan saya harus tetap bekerja untuk mengumpulkan biaya melahirkan.

Mendengar jawaban dari pelayan wanita itu, ia merasa sangat iba, maka kemudian ia memberikan uang kembalian dari kopi yang ia beli untuk pelayan wanita itu.

Tak hanya sampai disitu, sebelum ia meninggalkan cafe, ia juga memberikan secarik kertas untuk pelayan wanita itu yang berisi pesan, di bawah meja ada hadiah untuk bayi yang akan kamu lahirkan, ambillah.


Pelayan wanita itupun segera menuju bawah meja, yang sungguh tak pernah ia sangka, ia mendapatkan hadiah dari wanita yang memesan kopi tadi berupa uang sebesar 6 bulan gajinya yang biasa ia terima sebagai pelayan cafe.

Malam itu ia benar-benar bersyukur, ia tak pernah menyangka bahwa malam ini ada wanita yang sangat baik kepadanya, maka sepulang dari cafe tempatnya bekerja, pelayan itupun menceritakan kabar gembira itu kepada suaminya.

Adam, malam ini saya bertemu dengan wanita baik, ia memberiku hadiah berupa uang untuk biaya melahirkan anak kita.

Ternyata suami dari pelayan wanita itu adalah Adam, sopir angkutan umum yang pernah menolong seorang wanita yang mobilnya mogok di jalan.

Sumber: mukjizat.co/index.php/2016/11/08/kisah-kebaikan-takkan-pernah-hilang-sia-sia/

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tolak Terima Imbalan, Sopir Angkutan Minta Lakukan Ini pada Wanita yang ditolongnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel